Barang yang tak lagi digunakan di rumah, bisa menjadi sumber kebahagiaan bagi orang lain. Semangat berbagi inilah yang kembali diwujudkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Program BPOM Berbagi, sebuah gerakan sosial yang mengajak pegawai BPOM untuk menyalurkan pakaian layak pakai kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi bersama Sedekah Barangku – Yayasan Indonesia Uluran Tangan, ribuan pakaian yang terkumpul diharapkan dapat menghadirkan manfaat baru sekaligus memperkuat budaya kepedulian dan gotong royong.
Alhamdulillah, pada Kamis, 02 Juli 2026, Sedekah Barangku – Yayasan Indonesia Uluran Tangan menerima amanah berupa donasi pakaian layak pakai dari keluarga besar BPOM. Penyerahan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Bidang Peningkatan Peran Perempuan dan Pengabdian Masyarakat KOPRI BPOM melalui kegiatan BPOM Berbagi, sebuah program sosial yang bertujuan menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan pegawai BPOM, sekaligus mempererat hubungan antara institusi dengan masyarakat.
Program pengumpulan donasi berlangsung sejak 04 Juni hingga 01 Juli 2026. Selama hampir satu bulan, para pegawai BPOM berpartisipasi dengan menyumbangkan pakaian yang masih layak pakai agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa berbagi tidak selalu harus berupa materi baru, tetapi juga dapat diwujudkan melalui barang-barang yang masih memiliki nilai manfaat.
Prosesi penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., didampingi oleh jajaran pimpinan dan pegawai BPOM. Momentum tersebut menjadi simbol sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Amanah donasi diterima secara simbolis oleh mas Muftil Ibad selaku Kepala Divisi Program Sedekah Barangku Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Sebagai lembaga yang berfokus pada pengelolaan dan penyaluran barang layak pakai, Sedekah Barangku akan memastikan seluruh donasi melalui proses sortir, pendataan, pengemasan, hingga pendistribusian secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Pakaian yang telah terkumpul nantinya akan disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari keluarga prasejahtera, yatim dan dhuafa, pesantren, panti asuhan, penyintas bencana, hingga masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. Selain membantu sesama, program ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi limbah tekstil dengan memperpanjang masa pakai pakaian yang masih layak digunakan.
Kolaborasi antara BPOM dan Sedekah Barangku menunjukkan bahwa kepedulian sosial akan memberikan dampak yang jauh lebih besar ketika dilakukan secara bersama-sama. Sinergi seperti ini bukan hanya menghadirkan bantuan bagi masyarakat, tetapi juga membangun budaya berbagi, memperkuat nilai kemanusiaan, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam gerakan sosial yang berkelanjutan.
Semoga langkah mulia ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat serta menginspirasi semakin banyak instansi, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas untuk menjadikan berbagi sebagai bagian dari gaya hidup.
Apabila di rumah Anda masih tersimpan pakaian, buku, mainan, perlengkapan sekolah, peralatan rumah tangga, elektronik, atau barang lain yang masih layak pakai, jangan biarkan hanya tersimpan tanpa manfaat. Percayakan penyalurannya melalui Sedekah Barangku – Yayasan Indonesia Uluran Tangan. Setiap barang yang Anda sedekahkan akan melalui proses pengelolaan yang amanah sebelum disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Bersama Sedekah Barangku, mari wujudkan kepedulian dengan mengubah barang tak terpakai menjadi berkah dan bernilai, sehingga setiap titipan kebaikan dapat menghadirkan harapan baru bagi sesama.
BPOM Berbagi adalah program sosial yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai bagian dari Program Bidang Peningkatan Peran Perempuan dan Pengabdian Masyarakat KOPRI BPOM. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian, empati, dan solidaritas sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Pengumpulan donasi berlangsung pada 04 Juni–01 Juli 2026, sedangkan penyerahan simbolis dilaksanakan pada Kamis, 02 Juli 2026.
Donasi diterima secara simbolis oleh Muftil Ibad, selaku Kepala Divisi Program Sedekah Barangku Yayasan Indonesia Uluran Tangan, untuk selanjutnya dikelola dan disalurkan kepada penerima manfaat.
Donasi akan disalurkan kepada keluarga prasejahtera, yatim dan dhuafa, pesantren, panti asuhan, penyintas bencana, serta masyarakat yang membutuhkan melalui jaringan program Sedekah Barangku.
Masyarakat dapat mendonasikan pakaian layak pakai maupun berbagai barang lainnya, seperti buku, mainan, perlengkapan sekolah, elektronik, dan peralatan rumah tangga. Seluruh donasi akan dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.
Jangan biarkan barang tak terpakai hanya tersimpan di rumah. Satu langkah kecil Anda bisa jadi perubahan besar bagi orang lain. Klik tombol Donasi Sekarang, relawan Sedekah Barangku siap jemput donasi barang Anda